
Mengatasi Masalah Tepi Roti yang Belum Matang di Oven Pangan Industri
Jika Anda pernah menggunakan oven konveksi berukuran besar, pasti Anda tahu betapa menyebalkannya kondisi di mana tepi roti masih belum matang. Saat Anda mengeluarkan loyang berisi roti, bagian tengahnya tampak sempurna, tetapi tepinya masih pucat. Hal ini sangat mengganggu. Biasanya, hal ini disebabkan oleh aliran udara yang tidak merata di sekitar permukaan roti, sehingga warna roti menjadi tidak merata.
Kita dapat mengatasi masalah ini dengan menggunakan emitor inframerah berbahan keramik hitam. Keuntungan dari penggunaan emitor ini adalah bahwa mereka tidak memerlukan aliran udara yang baik untuk bekerja. Sementara kipas angin berusaha mendorong udara panas ke setiap sudut oven, emitor ini langsung memancarkan panas ke permukaan adonan roti.
Mengapa Keramik Hitam Penting?
Kita tidak menggunakan bahan logam atau kuarsa saja. Kita melapisi emitor ini dengan lapisan keramik hitam khusus. Bayangkan saja seperti baju hitam di hari yang cerah—baju tersebut mampu menyerap dan memancarkan energi secara lebih efektif. Karena permukaannya berwarna hitam, maka panas akan langsung masuk ke permukaan roti. Dengan demikian, Anda tidak perlu menebak apakah tepi roti sudah matang atau belum. Warna roti akan seragam, mulai dari bagian tengah hingga bagian tepi loyang.
Cara Memasangnya
Pemasangan emitor ini sangat mudah. Emitor ini bisa langsung digantikan sebagai pengganti komponen pemanas lama Anda. Baik itu dengan cara terhubung secara paralel maupun seri, semuanya mudah dilakukan. Selain itu, karena berbahan keramik, emitor ini mampu bertahan dalam kondisi uap dan kelembapan yang tinggi di dapur pembuatan roti, tanpa berkarat seperti bahan logam.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
Namun, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Emitor ini menghasilkan panas yang sangat tinggi. Jika Anda memasangnya terlalu rapat, tanpa memberi ruang bagi emitor tersebut untuk “bernapas”, maka bagian chasis oven bisa menjadi terlalu panas, bahkan isolasi oven pun bisa rusak. Pastikanlah bahwa sistem pelindung termal Anda cukup kuat untuk menahan panas tersebut.
Satu tips lagi: periksa posisi sensor-sensor yang ada di oven. Jika sensor tersebut terlalu dekat dengan emitor, maka hasil pembacaan suhunya akan terlalu tinggi. Hal ini akan membuat kontroler oven berhenti bekerja saat proses pemanggangan sedang berlangsung. Beri jarak yang cukup antara sensor dan emitor, maka semuanya akan berjalan lancar.